BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Masgar Lampung, memprediksikan ada 8 wilayah di Lampung yang akan mengalami kekeringan akibat musim kemarau tahun ini. 

Kepala seksi data dan informasi BMKG Masgar Lampung Rudi Harianto mengatakan, berdasarkan data yang ada di BMKG Masgar Lampung ada 8 wilayah di Provinsi Lampung bakal mengalami kekeringan. 



"Delapan wilayah yang paling berpotensi mengalami kekeringan yaitu Lampung Timur, Metro, Pesawaran, Pringsewu, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Utara, dan Tulangbawang Barat," kata Rudi Harianta, Jumat (2/8/2019).

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat perlu waspada terhadap dampak yang akan ditimbulkan di musim kemarau, karena pasokan air tanah diprediksi berkurang khususnya wilayah yang diprediksi bakal mengalami kekeringan. 

"Khusus bagi para petani disarankan untuk menanam tanaman yang berkebutuhan air sedikit. Diimbau juga kepada masyarakat kurangi aktifitas di luar ruangan perbanyak minum air untuk menghindari dehidrasi dan waspada kebakaran hutan maupun lahan," jelasnya.

Dia menambahkan, agar musibah kebakaran tidak terjadi maka perlu meningkatkan kepedulian dan partisipasi dari masyarakat untuk menjaga wilayahnya agar terhindar dari bahaya kebakaran dan bencana kebakaran serta penanggulangannya. 

"Dari awal Januari, tercatat 65 titik hotspot di Lampung tetapi yang tingkat kepercayaan diatas 80 persen ada 38 titik hotspot dan pada awal Agustus ini terdeteksi 2 titik hotspot yaitu di Lampung Timur dan Tulangbawang," ujarnya. 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR