Texas (Lampost.co) -- Delapan orang tewas dalam insiden penembakan di SMA Santa Fe High School, Texas, Amerika Serikat, Jumat, 18 Mei 2018. Penembakan ini berlangsung saat para siswa sedang belajar.

"Ada banyak korban jiwa. Mungkin antara delapan hingga 10, mayoritas siswa," kata Sheriff Harris County Ed Gonzalez seperti dikutip dari AFP.

Setidaknya enam orang dirawat di rumah sakit, termasuk seorang perwira polisi. Pihak rumah sakit mengatakan satu korban kritis.

Kepala kepolisian Santa Fe Walter Brauna mengatakan alat peledak juga ditemukan di sekolah dan sekitarnya. Ia memperingati semua orang untuk berhati-hati.

Kasus penembakan itu merupakan yang pertama kali terjadi. Para siswa menyesali insiden kekerasan yang berlangsung di sekolahnya itu.

"Aku seharusnya tidak melalui ini. Ini sekolahku. Ini adalah kehidupan sehari-hariku," kata seorang siswa Santa Fe, Dakota Shrader.

Dakota mengaku sangat ketakutan. Begitu alarm berbunyi, semua orang berhamburan keluar kelas.

"Dan hal berikutnya, kamu lihat semua orang dan kamu dengar 'boom, boom, boom' dan aku berlari secepat mungkin ke hutan terdekat agar aku bisa bersembunyi dan aku memanggil ibuku."

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR