LIWA (Lampost.co) -- Delapan kelompok tani kopi di Lampung Barat, Rabu (24/4/2019) menerima bantuan mesin Unit Pengelola Hasil (UPH). Bantuan UPH yang bersumber dari APBD itu diserahkan di halaman kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan setempat.

Kedelapan kelompok tani itu adalah HKm Ulu Petai Lestari Pekon Tugusari, Kecamatan Sumberjaya, Kelompok Tani Sejurai Pekon Sukananti (Way Tenong), Kelompok Tani Sido Maju Pekon Tuguratu (Suoh) dan Kelompok Tani Kejay Jaya Pekon Tapaksiring (Sukau). Ke-4 kelompok ini masing-masing menerima bantuan 1 unit UPH kering.



Kemudian 4 kelompok lainya yaitu KWT Seniang Sekhi Pekon Kotabesi (Batubrak) dan KWT Sejahtra Pekon Sukamaju 1 (Lumbok Seminung), keduanya menerima bantuan 1 unit mesin bubuk kopi.

Lalu Kelompok Tunas Muda Pekon Kotabesi (Batubrak) dan kelompok Subur Makmur Pekon Batuapi (Pagardewa) masing-masing menerima 1 unit mesin pulper kopi.

Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lambar Agustanto Basmar, saat menyerahkan bantuan tersebut mengatakan bantuan mesin diberikan untuk membantu petani dalam mengelola hasil pascapanen. Bantuan UPH ini juga merupakan salahsatu upaya pemerintah dalam memotivasi petani untuk meningkatkan kualitas hasil panen kopinya terutama untuk UPH kering dan pulper kopi.

"Selain untuk meningkatkan kualitas produksi melalui bantuan UPH kering dan pulper itu, khusus untuk bantuan mesin bubuk kopi juga adalah sebagai upaya pemerintah untuk membantu pengelola hasil dalam meningkatkan produksi bubuk kopinya," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR