BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Mencuri motor sebanyak 8 kali, JI (23), ditembak polisi di kedua kakinya karena berusaha kabur saat hendak ditangkap tim gabungan Tekab 308 Polretsa Bandar Lampung dan Polsek Tanjungkarang Barat.

Pelaku pencurian sepeda motor itu digrebek di wilayah Sukabumi, Bandar Lampung, Kamis (14/9). Warga Jalan Raya Kecapi, Padangcermin, Pesawaran ini mengaku dalam beraksi hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 menit untuk merusak kunci kontak sepeda motor menggunakan letter T.
"Dua kali putar kunci T, kontak motor sudah bisa dirusak," kata pria ini sambil meringis kesakitan karena kedua kakinya ditembus timah panas polisi.



Dalam beraksi dia berdua dengan rekannya berinisial AN yang sudah lebih dulu ditangkap. "Yang mendorong saya melakukan ini karena terhimpit kebutuhan ekonomi," ujarnya.

Terakhir kali, kedua tersangka mencuri sepeda motor yang terparkir di Jalan Pagar Alam, tepatnya di halaman salah satu masjid. Keduanya berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Melihat situasi aman, tersangka JI turun dari sepeda motor kemudian mendekati target lantas merusak kunci kontak motor dengan letter T.

Keduanya berhasil membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio Sporty BE-7633-YF warna hitam 2009 milik korban berinisial DA (23) warga Tanjungkarang Barat.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Harto Agung Cahyono, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku sudah 8 kali melakukan pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung,
5 kali di wilayah hukum Polsek Tanjungkarang Barat, 1 kali di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung, 1 kali di wilayah hukum Polsek Tanjungkarang Timur, dan 1 kali di wilayah hukum Polsek Panjang. "Barang bukti yang kami amankan dari tersangka adalah 3 kunci letter T dan 5 mata kuncinya," ujar Harto.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR