LIWA (Lampost.co)-- Delapan orang calon jemaah haji asal Lampung Barat yang telah melakukan pelunasan pada tahap III hingga saat ini belum divaksin miningitis. 
 
Kasi penyelenggara haji dan umroh Kailani mendampingi Kakandepag Lambar, Selasa (28/5/2019), mengatakan untuk urusan pemberian vaksin miningitis bagi calon jemaah haji itu adalah menjadi kewenangan Dinas Kesehatan. 
 
"Yang penting kami sudah memberitahu namun pelaksanaanya bergantung kesiapan dinas kesehatanya. Waktunya juga masih panjang," kata Kailani. 
 
Dia menambahkan, untuk rangkaian program pelaksanaan ibadah haji, rencananya setelah lebaran akan dilaksanakan manasik tingkat kabupaten dan dilanjutkan manasik tingkat kecamatan. 
 
"Manasik haji rencananya digelar setelah lebaran ini tapi itu baru rencana," kata Kailani. 
 
Dia menambahkan, selain masih ada 8 yang belum vaksin miningitis, juga masih ada 24 orang yang belum dilakukan biometrik yaitu sidik jari dan mata. Hal ini dikarenakan lokasinya dan pelaksanaan dilaksanakan oleh oleh pihak ketiga. 
 
Ke-24 calon jemaah haji yang belum dilakukan biometrik itu adalah calon yang melakukan pelunasan ditahap II dan III. 
 
Ia menjelaskan, adapun jumlah calon jemaah haji Lambar tahun yaitu sebanyak 124 orang diluar tim pendamping haji daerah. Dari 124 orang itu, lanjutnya, tiga diantaranya melakukan mutasi pemberangkatan. 
 
Ketiga calon jemaah haji yang mutasi pemberangkatan itu terdiri 2 orang suami istri mutasi ke Sumatera Selatan. Kemudian 1 orang asal Batubrak mutasi ke Bandar Lampung. 

loading...

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR