BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pendataan guru honorer yang mengajar di TK/RA, SD/MI, SMP/MTs negeri dan swasta di Bandar Lampung dilakukan guna mendapatkan insentif 2018. Jumlah yang terdata  sudah mendekati 7.000 orang.

Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Bandar Lampung, Khairul Athar, mengatakan pendataan guru honorer yang dimulai pada awal Februari hingga awal Maret ini telah terhimpun mendekati angka 7.000 guru.
Khairul menerangkan, jumlah tersebut akan terus bergerak karena masih ada guru dari sejumlah sekolah di Bandar Lampung yang belum menyerahkan data. Menurutnya, batas akhir penyerahan data guru honorer hingga 10 Maret mendatang.



“Sepertinya akan lebih dari 7.000 guru kalau melihat pergerakan data yang masuk setiap harinya. Tetapi kepastian jumlahnya akan diketahui pada 10 Maret mendatang, semua sekolah yang belum meyerahkan data sudah diinformasikan,” kata Khairul, Sabtu (3/3).

Menurut Khairul, pendataan dilakukan guna memperbaharui data guna mengetahui jumlah guru honorer di Bandar Lampung pada 2018, selain itu data juga diperlukan untuk mengajukan insentif guru yang besarannya Rp200 ribu perbulan.

“Tugas kami hanya mendata berapa jumlah guru honor pada tahun ini, sekaligus siap-siap jika diminta badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD) untuk pencairan insentif guru, kalau data sudah siap tidak perlu lagi mencarinya,” ujar Khairul yang memperkirakan insentf akan cair pada Juni mendatang.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR