JAKARTA (Lampost.co)--Para pemudik diimbau Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi untuk menggunakan moda transportasi massal. Selain menjadi biang kemacetan, kendaraan pribadi juga menyumbang angka kecelakaan terbesar pada arus mudik dan balik Lebaran tahun lalu.

"Silakan gunakan angkutan massal, kalau bisa jangan pakai motor karena motor itu bahaya. Tahun lalu dari statistik kita menunjukkan 70 persen kecelakaan itu karena menggunakan motor," ujar Budi saat meninjau kesiapan angkutan Lebaran di Terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Minggu ( 3/6).
Menurut Budi, roda dua tidak didesain untuk jarak jauh. Tak ayal banyak pemudik motor yang tak menaati peraturan lalu lintas sehingga membahayakan pengendara lain.
"Ngeri loh. Kadang-kadang naik motor bawa barang, bawa anak," tandasnya.
Daripada menggunakan motor, kata Budi, pemudik lebih baik menggunakan transportasi massal yang tersedia. Sedangkan motornya bisa dikirim menggunakan jasa ekspedisi.
"Kami informasikan juga mudik gratis kapal laut (dari Kemenhub) masih banyak. Jadi motornya bisa ikut mudik, mudik motor masih ada sekitar 3.000 lagi," jelas Budi. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR