BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) kembali menjadi tuan rumah student change program AIESEC ke-VI yang dihadiri 70 mahasiswa asing dari 27 perguruan tinggi di seluruh benua, seperti Asia, Eropa, dan Australia.

Dekan FEB Unila Satria Bangsawan mengatakan, student change yang dihadiri mahasiswa asing sebagai upaya FEB Unila untuk go-internasional,  sehingga butuh kolaborasi antara mahasiswa Unila dengan mahasiswa luar negeri. Kemudian dengan akreditasi internasional yang dimiliki FEB Abest 21 maka salah satu upaya untuk mempertahankan akreditasi tersebut semakin banyaknya mahasiswa asing yang belajar di kampus tersebut.



Menurutnya, kehadiran mahasiswa asing tersebut untuk belajar sekaligus memberi arahan, dan masukan tentang pembangunan ekonomi Lampung, khususnya bidang industri dan UMKM, hal ini tentu saja bermanfaat bagi Indonesia, tapi juga dunia.

"Setiap tahun kami mengundang mahasiswa asing untuk hadir bersama-sama belajar, shering informasi dan ilmu untuk membangun UMKM," kata Satria kepada Lampost. co, Selasa (17/7/2018).

Sebab kata dia, Lampung kaya akan kerajinan dan berbagai sentra industri UKM lainya, sehingga nantinya mereka juga akan belajar dan berkunjung langsung ke sentral industri binaan FEB, diantaranya sulam usus, tapis, keripik, kopi, sentra industri tahu, dan sebagainya.

"Selain mengunjungi sentra industri, mereka juga akan belajar tentang budaya Lampung, seperti adat, bahasa, dan tari-tarian," jelasnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR