LIWA (Lampost.co) -- Seluas 70 hektare tanaman padi berumur 1,5-2 bulan milik petani di sejumlah areal persawahan di Lampung Barat terserang hama wereng.

Ke-70 Hektare tanaman padi itu adalah milik petani di Pekon Tribudi Makmur dan Pekon Tribudi Syukur, Kecamatan Kebuntebu.



Untuk mencegah penyebaran hama itu, pihak petugas penyuluh bersama Tim Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) setempat, Selasa (18/9/2018), turun ke lokasi guna melaksanakan pengendalian bersama petani.

Menurut informasi dari petani, kata Plt Kadis TPH Lambar Agustanto Basmar,  serangan hama wereng itu terjadi mulai sekitar 10 hari lalu.

Untuk mengantisipasi serangan berikutnya, kata dia, pihaknya bersama penyuluh dan petani melakukan gerakan pengendalian dengan cara melakukan penyemprotan menggunakan pestisida untuk semua tanaman, termasuk tanaman yang belum terserang.

Pihaknya juga memberikan bantuan dengan membagikan pestisida kepada kelompok tani dalam rangka pencegahan. Kendati demikian, lanjutnya, tanaman yang terserang itu masih bisa diselamatkan hanya saja pertumbuhanya menjadi terhambat.

Ke-70 ha tanaman yang terserang hama wereng tersebut secara rincinya adalah 25 ha milik petani yang tergabung di kelompok tani Triguna. Kemudian 20 ha kelompok tani Dwi Tunggal. Lalu 25 ha lainya milik petani di kelompok Mekar Makmur I.

Pihaknya berharap dengan adanya upaya pencegahan dan pengendalian ini maka  kedepan tidak ada lagi tanaman yang terserang.

Ia mengimbau agar petani dimanapun berada untuk terus melakukan pengamatan terhadap pertumbuhan tanamanya agar jika terjadi gejala serangan dapat secepatnya ditangani.

Bila terjadi serangan penyakit maka secepatnya melapor agar dapat dilakukan pengendalian.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR