METRO (lampost.co) -- Pengurus Kota Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Metro melakukan uji coba perdana menggelar open turnamen dengan mayoritas peserta pelajar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Minggu (6/5/2018).

Turnamen ini digelar dalam rangka merealisasikan edaran yang di keluarkan oleh Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB Gabsi) pusat, yaitu Bridge Masuk Sekolah (BMS).



"Ya agenda digelar satu hari. Dan jumlah peserta terbagi menjadi dua kategori, yaitu pelajar 30 peserta dan umum 30 peserta," kata Ketua Pengkot Gabsi Metro, Solihin kepada lampost.co, Minggu (6/5/2018).

Dirinya berharap, agenda yang digelar dapat diikuti secara sungguh-sungguh oleh para peserta. Terlebih, peserta yang berstastus pelajar. Sebab cabang olahraga bridge sudah dipertandingkan di PON Remaja. Sehingga Pengkot Gabsi kembali mencoba memasukan program ke BMS.

"Sebenarnya beberapa tahun yang lalu BMS ini sudah ada. Bahkan ada event nasionalnya melalui O2SN, tapi kemudian vakum dan saat ini mulai dihidupkan kembali," kata dia.

Bahkan lanjut dia, Pengkot Gabsi Metro telah menyusun program dengan menargetkan satu tahun tiga kali menggelar open turnamen untuk pelajar. Harapannya untuk membangkitkan kembali semangat para pelajar dalam menggeluti hobi dan bakatnya di cabang olahraga bridge. "Ini sudah kita laporkan ke Pengprov Gabsi, dan sudah kita koordinasikan dengan Pemerintah Kota Metro. Insya Allah dapat segera terealisasi," tegasnya.

 

loading...

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR