LIWA (Lampost.co) -- DAK sebesar Rp7,6 miliar untuk program pembangunan sanitasi yang tersebar di 26 pekon di Lampung Barat, Selasa (15/5/2018), disosialisasikan kepada masyarakat dari 26 pekon penerima program itu. Sosialisasi ini dipusatkan di aula Hotel Permata Liwa dan dibuka oleh Wakil Bupati Lambar Mad Hasnurin.

Mad Hasnurin berharap, program sanitasi masyarakat yang tersebar di 27 lokasi di 26 pekon itu hasil pembangunanya nanti memiliki kualitas agar dapat dimanfaatkan secara optimal.



Sebab program ini tujuanya adalah untuk memenuhi kebutuhan sanitasi bagi masyarakat dalam rangka untuk mengubah pola hidup masyarakat agar berprilaku bersih dan sehat melalui penyediaan sanitasi. Program ini sasaranya adalah untuk rumah tangga yang selama ini belum memiliki sarana jamban/sanitasi.

Karenanya diminta kepada seluruh peserta dari kelompok masyarakat selaku pelaksana dan peratin serta pengawas program agar memperhatikan teknis dan materi sosialisasi ini. Tujuanya agar para peserta dapat memahami dan mengerti seluruh petunjuk teknis dan pelaksanaan program ini.

Kabid Cipta Karya Dinas PU Lambar Hermanto, menyampaikan Pemkab Lambar melalui DAK fisik dan reguler tahun ini mengalokasikan program pembangunan sanitasi yaitu tangki septik untuk masyarakat di 27 lokasi tersebar di 26 pekon. Dari 26 pekon itu terdapat satu pekon yang pelaksanaanya dilakukan di dua lokasi. Pelaksanaan pembangunanya bersifat komunal yaitu untuk kebutuhan antara 5-10 rumah tangga dan 10-20 rumah tangga yang tinggal dalam satu blok/lingkungan. Sedangkan untuk individual yaitu perorangan.

Ke-27 lokasi masyarakat yang akan mendapatkan program pembangunan tangki septik komunal dan individual itu antara lain di Pekon Suoh Kecamatan Bandarnegeri Suoh. Kemudian Pekon Tuguratu (Suoh), Pekon Way Petai, Pekon Simpangsari (Sumberjaya), Pekon Campangtiga dan Argomulio dan Batukebayan (Batuketulis). Kemudina Pekon Sidodadi dan Sukadamai (Airhitam), Pekon Hujung (Belalau), Pekon Tebaliokh (Batubrak), Pekon Lumbok Timur dan Lumbok Selatan (Lumbok Seminung), Pekon Trimulio, Mekarjaya dan Puramekar (Gedungsurian).

Lalu Pekon Puralaksana dan Mutaralam (Way Tenong), pekon Sinarluas, Pekon Muarajaya 1, Purawiwitan, Tribudisyukur, Tribudimakmur (Kebuntebu). Pekon Hanakau (sukau) dan Kelurahan Way Mengaku (Balikbukit).

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR