LIWA (Lampost.co) -- Sebanyak 59 peratin di Lampung Barat yang juga sebagai Kelompok Kerja (Pokja) kampung KB di Lampung Barat, Kamis (22/11/2018), mengikuti kegiatan pelatihan program kependudukan, KB dan Pembangunan keluarga (KBPK) yang diselenggarakan oleh BKKBN wilayah Lampung.

Staf ahli bupati Ruspan Anwar saat membuka kegiatan itu, antara lain menyampaikan bahwa Lambar sampai saat ini telah membentuk 59 kampung KB. Program kependudukan, KB dan pembangunan keluarga adalah menetapkan bahwa penduduk adalah modal dasar dan faktor dominan pembangunan.



Karena itu penduduk harus menjadi titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan. Jumlah penduduk yang besar dengan kualitas yang rendah akan memperlambat tercapainya kondisi ideal akibat ketidakseimbangan antara kuantitas dan kualitas penduduk. Hal ini ditambah lagi dengan faktor daya dukung dan daya tampung lingkungan sebagai akibat laju pertumbuhan penduduk yang cepat.

Apabila pertumbuhan penduduk tidak dapat dikendalikan maka akan menjadi beban pembangunan. Sebab itu pelatihan ini adalah untuk mengajak semua komponen untuk memiliki pemahaman dasar yang sama terhadap program kependudukan dan KBPK.

Peran lembaga pemberdayaan masyarakat, badan permusyawaratan desa diharapkan dapat menjadi ujung tombak pembangunan serta mampu menciptakan keberhasilan melalui upaya yang kreatif dan inovatif untuk mensukseskan program kependudukan, KB PK terutama di kampung KB ini.

Karena itu pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal bagi peserta guna bahu membahu untuk mewujudkan RPJM 2015-2019 tentang keluarga kecil bahagia sejahtra.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR