BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebanyak 528 mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung mengikuti program pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PPKKMB) selama dua hari, 15-16 Agustus, sekaligus launching program Zero sampah plastik.

Sehingga mahasiswa tidak lagi diperkenankan menggunakan botol plastik sekali pakai, melainkan membawa tumbler dan wadah bekal untuk mengurangi sampah plastik.



"Kami terima mereka sebagai tamu kehormatan, dan karangan bunga ibaratnya kami menerima bayi baru lahir sebagai wujud humanity, " ujar Dekan FEB Satria Bangsawan.

Menurutnya, sesuai dengan surat edaran Menristekdikti tentang zero sampah plastik, FEB Unila menjadi pelopor gerakan zero sampah plastik, hal itu sebagai upaya menekan sampah plastik yang saat ini Indonesia menduduki peringkat kedua setelah Tiongkok sebagai negara penyumbang sampah plastik terbanyak di dunia.

"Sebagai lembaga pendidikan kami mengajari calon pebisnis dan pemimpin yang peduli lingkungan, dimulai dari kita, kalau bukan kita siapa lagi, dan sebagai Fakultas tertua FEB cepat  ntuk menangkap apa yang diinginkan oleh pemerintah, sebab jika lingkungan rusak manusia juga terganggu," papar dia.

Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan dengan lingkungan kampus, sehingga mahasiswa yang nantinya akan didik selama kurang lebih empat tahun diberikan jalan mendapatkan hasil yang maksimal serta mampu berdaya saing nasional dan internasional.

"Mahasiswa tahu aturan akademik dan non akademik serta dapat memanfaatkan fasilitas. Kaya akan soft skill dan hardskill serta mampu mengimplementasikan di masyarakat sehingga ketika sudah menjadi alumni tidak hanya diam. Sesuai dengan kekuatan Indonesia punya senyum sapa dan salam ini harus dijual di mata dunia," harapnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR