PAPUA (Lampost.co) -- Lebih dari lima tahun tak pernah ada kegiatan upacara bendera di SMPN 1 Waris di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Upacara bendera kembali dilaksanakan di sekolah tersebut, setelah Satgas Pamtas RI PNG Yonif 121/MK melakukan pendekatan dengan pihak sekolah dan aparat kampung, Senin (12/3).

Komandan Satgas Pamtas RI PNG Yonif 121/MK Mayor Inf Imir Faishal mengatakan selain bertugas menjaga perbatasan negara, satgas ini juga melaksanakan tugas teritorial yang bersentuhan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. 



Dalam melaksanakan tugas tersebut, Satgas Yonif 121/MK menemukan satu sekolah, yakni SMPN 1 Waris yang sudah lima tahun terakhir tidak pernah menyelenggarakan upacara bendera di sekolah.

"SMPN 1 Waris itu hanya memiliki 3 tenaga pendidik atau guru, 1 orang kepala sekolah, 1 orang pegawai tata usaha, dan 1 orang penjaga sekolah. Sementara, jumlah peserta didik berjumlah 82 orang dengan tingkat kehadiran tidak lebih 30 orang setiap hari," ujarnya dalam rilis yang diterima Lampost.co, Selasa (13/3/2018).

Diawali pendekatan dan koordinasi yang baik dengan pihak sekolah dan Kepala Kampung Kalibom, Andrianus Tawa, salah satu kampung terdekat dari sekolah tersebut, Satgas Yonif 121/MK mengajak pihak sekolah melaksanakan kembali upacara bendera dan upacara-upacara hari besar nasional lainnya.

"Upacara bendera bukan sekadar seremonial belaka yang dilaksanakan setiap Senin mengawali kegiatan dalam seminggu. Namun di balik makna upacara bendera itu sendiri tersimpan tujuan yang sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan bangsa," tambahnya.

Kepala SMPN 1 Waris, Bakri, mengungkapkan terima kasih kepada pihak Satgas Yonif 121/MK yang telah mau bekerjasama melaksanakan upacara di sekolah tersebut.

"Alhamdullilah kita telah melaksanakan upacara yang selama ini tidak pernah sejak 2012. Jadi, lima tahun lebih kami tidak upacara," ujarnya.

 

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR