PESAWARAN (Lampost.co) -- Sejumlah tempat wisata dan penginapan yang ada di Kabupaten Pesawaran, menunggak pajak hingga puluhan juta.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pesawaran Wildan, yang dalam hal ini diwakili Kepala Bidang pajak daerah dan lainnya Syarief Husin, mengatakan sebanyak 5 tempat wisata dan penginapan yang belum membayarkan pajak.



"Dari ke lima tempat itu kalau kita globalkan bisa mencapai ratusan juta, dan dari lima itu rata rata mereka menunggak pajak dari pajak hotel, parkiran, dan penginapannya," jelasnya kepada lampost.co, Selasa 3 September 2019.

Menurutnya, dari 5 tempat tersebut diantaranya Andreas Resort di Pahawang sebesar Rp16.640.000 ditambah denda administrasi 2% perbulan dari Maret sampai Juli, lalu Pantai Sari Ringgung sebesar Rp6.600.000, dan pajak parkir Rp5.121.000 pada Juli.

Kemudian, Villa Pingcun alias Piter Tanjung Putus Pahwang tunggakan pajak hotel sebesar Rp4.860.000, dan Villa Gardenia menunggak pajak restoran sebesar Rp4.000.000 dari Juni-Juli.

"Dari surat teguran yang kita kirimkan tersebut kita juga menembuskan ke KPK juga karena instruksi mereka seperti itu, dan sampai saat ini belum ada respons pihak pengelola dari surat teguran yang kita layangkan, karena biasanya mereka memberikan pengajuan terlebih dahulu kepada pimpinan mereka, baru menghubungi kita (Bapenda)," jelasnya.

Dirinya juga mengatakan, pihaknya akan terus mengirimkan surat teguran kepada pengelola tempat wisata yang menunggak.

"Kalau mereka ini tidak membayarkan pajaknya, mereka akan terkena denda administrasi 2% perbulan, dan ada penurunan reklame bagi yang tidak membayar pajak reklame," tutupnya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR