BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebanyak 5.914.926 orang di Provinsi Lampung masuk kedalam rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan umum (pemilu) Anggota Legislatif dan Pemilihan Presiden RI 17 April 2019 mendatang. Pihak KPU 15 kabupaten/kota juga sudah menggelar pleno penetapan DPT menggunakan sistem data pemilih (Sidalih) 100%.

Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Program Data dan Hubungan Antar Lembaga, Handi Mulyaningsih mengatakan bahwa hal tersebut sesuai dengan berita acara rekapitulasi daftar pemilih hasil perbaikan (DPSHP) dan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) pemilih umum tahun 2019.



"Jumlah DPT sebanyak 5.914.926 orang terdiri dari laki-laki 3.022.504 orang dan perempuan 2.892.422 orang yang tersebar di 15 kabupaten/kota, 26.208 TPS, 2.640 Desa/Kelurahan dan 228 Kecamatan," katanya kepada Lampost.co, Rabu (22/8/2018)

Ia juga mengatakan nantinya pihak KPU Provinsi Lampung akan menggelar rapat pleno rekapitulasi tingkat Provinsi pada tanggal 31 Agustus 2018 mendatang. Setelah itu dilanjutkan dengan pleno di tingkat KPU RI pada 6 September 2018.

"Setelah itu memasuki tahapan DPTb yaitu bila ada yang pindah memilih akan diakomodir hingga 1 bulan sebelum hari H. Terutama bagi pemilih lapas," kata Akademisi Sosiologi FISIP Universitas Lampung ini.

Ia juga mengatakan DPT Pemilu 2019 mengalami peningkatan jumlah penduduk dari DPT Pilgub Lampung 2018 kemarin. Seperti diketahui DPT Pilgub Lampung 27 Juni 2018 sebanyak 5.768.253 orang. Hal tersebut dikarenakan ada pemilih yang pada hari H Pilgub memilih menggunakan KTP Elektronik karena tidak masuk DPT. Ini disebabkan perekaman pasca coklit, pasca DPS dan DPT.

"Kemudian ada penambahan pemilih pemula. Pemilih pemula yang dimaksud adalah yang belum memilih pada saat Pilgub karena usia belum 17 tahun namun berusia 17 tahun hingga tanggal 17 April 2019. Juga, yang baru memilih karena alih status TNI Polri menjadi purnawirawan," katanya.

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan bahwa pihaknya melakukan pencermatan terhadap daftar pemilih untuk pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang.

"Kita sedang melakukan pencermatan terhadap pleno DPT kabupaten/kota. Kemudian ia juga menyoroti potensi-potensi pelanggaran terkait daftar pemilih. Kita monitoirng terus. Apabila ada perbedaan maka kita konfirmasi," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR