KALIANDA (Lampost.co) -- Sebanyak 46 rumah keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan program keluarga harapan (PKH) di Desa Palasaji, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, di pasang tanda khusus. Pemasangan tanda khusus itu untuk transparasi terhadap penerima bantuan PKH.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, pemasangan tanda khusus dilaksanakan atas kerjasam antar Pemerintah Desa Palasaji dan Pendamping PKH Kecamatan Palas.



Kepala Desa Palasaji, Herri Susanto mengatakan pemasangan tanda khusus itu menggunakan cat pilox yang dipasang di dinding depan rumah KPM bantuan PKH. Dimana, pemasangan itu dianggarkan dari dana desa (DD) 2019 tahap pertama. "Ya, penempelan ini merupakan kerjasama antar Pendamping Desa dan Pemerintah Desa Palasaji. Disamping itu, menjalankan atas Surat Edaran Plt Bupati Lamsel Nomor 060/0995/IV.06/2019 tentang himbauan penulisan rumah KPM bantuan PKH," kata dia, Kamis (16/5/2019).

Sementara itu, Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Palas Doni Kurniawan mengatakan tujuan dari pemasangan tanda khusus bagi KPM PKH itu merupakan bentuk transparasi terhadap bantuan dari Kemensos. Disamping itu, agar masyarakat luas tahu siapa saja penerima bantuan PKH. "Kalau sudah dikasih tanda khusus, masyarakat tahu siapa saja yang menerima PKH. Ini juga untuk memberi efek bagi warga yang mampu tapi masih mendapatkan bantuan dari pemerintah. Intinya, hanya untuk transparasi saja," kata dia.

Menurut Doni, jika ada KPM PKH yang menolak untuk diberi tanda khusus pada rumahnya, maka KPM tersebut bisa langsung mengundurkan diri sebagai penerima PKH.
"Ya, kalau ada yang enggak terima, silahkan mundur dari PKH. Insya Allah, pemasangan ini akan menular ke desa lain. Kemudian, saya berharap bagi warga yang ekonominya sudah mampu, silahkan mundur," kata dia.

Doni menjelaskan adapun jumlah KPM PKH di Kecamatan Palas sebanyak 3.839 KPM. Dimana, 51 KPM diantaranya sudah mengundurkan diri karena kesadaran masyarakat itu sendiri.

Camat Palas Rika Wati mengatakan pihaknya mengapresiasi atas pemasangan tanda khusus bagi KPM PKH tersebut. Dia berharap program itu dapat dijalankan oleh seluruh desa. "Dengan adanya pemasangam ini agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Bahkan, sekarang sudah ada surat edaran dari Plt Bupati Lamsel untuk pemasangam tanda khusus ini. Bisa dianggarkan dari APBDes," kata dia.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR