LIWA (Lampost.co) -- Sebanyak 45 utusan seluruh OPD Pemkab Lampung Barat mengikuti pembinaan tata kelola statistik sektoral, Rabu (24/7/2019).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kominfo Lambar itu dipusatkan di aula Bappeda dan dibuka oleh staf ahli Edi Yusuf. Sementara narasumbernya dihadirkan dari Dinas Kominfo Provinsi Lampung dan dinas Kominfo Lambar.



Edi Yusuf mengatakan, statistik sektoral merupakan kebutuhan data bagi instansi pemerintah dalam penyelenggaraan tugas-tugas pemerintah dan tugas pembangunan sesuai dengan tupoksi organisasinya masing-masing.

"Melalui pelatihan dan pembinaan ini diharapkan peserta utusan OPD dapat memahami dan mengerti tentang pentingnya statistik sektoral dalam pembangunan serta mengerti tentang tata cara penyelenggaraan statistik sektoral itu," ujarnya.

Edi menambahkan, dalam kontek pelaksanaan pembangunan validitas data, akuntabel dan akurasi data sangat mutlak diperlukan. Untuk mewujudkan pembangunan yang baik, akuntabel dan berkesinambungan sesuai cita-cita dan harapan masyarakat dan bangsa, khususnya di Lambar maka perlu 'satu data' dalam pembangunan.

Satu data dalam program pembangunan adalah penting karena data itu adalah dasar dan merupakan bahan pertimbangan pemerintah dalam mengambil kebijakan/keputusan sebagaimana yang diatur dalam PP nomor 17 Tahun 2017 tentang satu data Indonesia.

Menurutnya, ada tiga indikator untuk dapat menjadikan Lambar satu data. Tiga indikator itu adalah satu standar data yaitu satu sumber informasi data.

Kemudian satu metadata yaitu informasi terstruktur mengenai data misalnya siapa yang membuat data, tahun pembuatan data, metode yang digunakan, variabelnya apa saja, sehingga kedepanya bila memungkinkan tidak ada lagi survei kegiatan pengumpulan data yang sama.

Lalu ketiganya adalah satu portal data yaitu data-data dari seluruh OPD dikumpulkan lalu dikompilasi oleh satu OPD. Karena itu ia menyambut baik dan mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan pelatihan ini.

"Para peserta diharapkan dapat mengikuti dengan baik agar nantinya mampu mengimplementasikan kegiatan ini pada OPD-nya masing-masing," lanjut Edi.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR