BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Provinsi Lampung telah menyelesaikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2019/2020. Dari jalur zonasi, prestadi dan pindah orang tua tersebut menyisahkan 7.926 orang yang belum beruntung untuk menimba ilmu di sekolah negeri. 
 
Sementara di Kota Bandar Lampung saja untuk SMA Negeri ada 43 sekolah. Artinya sekolah-sekolah swasta tersebut akan berkompetisi untuk berebut menarik siswa-siswi yang tidak masuk negeri agar masuk disekolah swasta. 
 
Menanggapi hal tersebut Ketua Forum Komunikasi Kelapa Sekola Swasta (FKKSS) Kota Bandar Lampung, Maryadi Saputra mengatakan sekolah swasta menjadi partisipan setiap tahunnya. Secara otomatis bagi siswa yang tidak masuk negeri akan tertampung di sekolah swasta yang ada. 
"Di Bandar Lampung ada 43 SMA Swasta. Semangatnya adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," katanya, Jumat (28/6/2019). 
 
Kemudian ia menceritakan seharusnya pemerintah harus memikirkan juga sekolah-sekolah swasta yang ada. Ia mengatakan pemerintah harus membuat mapping sekolah seperti berapa jumlah lulusan disetiap jenjang, berapa kuota yang akan diterima di setiap sekolah, seperti apa pemerataanya. 
 
"Sebaiknya sekolah negeri dan swasta proporsional. Kalau begini secara otomatis kita di sekolah swasta khawatir tidak dapat siswa," kata Kepala SMA Gadjah Mada Bandar Lampung ini. 
 
Ia juga mengatakan sekolah swasta yang ada siap untuk memberikan pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Sekolah swastapun tidak kalah dengan sekolah negeri. "Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan," katanya. 

 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR