KALIANDA (lampost.co) -- Sebanyak 43 sekolah mengikuti lomba karya penggalang penegak sekwartir ranting Natar, Sabtu (28/10/2017). Kegiatan yang bertempat di SMK Swadhipa Natar itu dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ke-89 tahun dan HUT ke-10 Saka Wira Kartika Nasional.
Peserta berasal dari 11 SD, 20 SMP, dan 12 SMA. Berbagai lomba yang diadakan, yakni baris-berbaris, pioneering, pidato, paduan suara, jelajah alam, hingga senam kreasi.
Pamong Saka Wira Kartika Koramil Natar Serma R Senggi mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari yakni Sabtu—Minggu (28—29/10). Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan disiplin serta ketangkasan anggota pramuka.
"Dalam kegiatan ini mereka bekerja sama dalam tim sehingga jiwa kepemimpinan pun semakin terbangun," kata Senggi. Sebagai insan disiplin dan tangkas, anggota pramuka dipersiapkan sebagai penolong dan agen perubahan dalam masyarakat.
"Dengan segala keterampilannya, pramuka siap memandu dan membantu dalam dinamika sosial masyarakat," kata dia. Selanjutnya, lomba yang diawali upacara Sumpah Pemuda itu juga bertujuan memupuk nasionalisme.
Menurut dia, nasionalisme adalah hal yang paling penting dimiliki pemuda demi menjaga keutuhan NKRI.
Ketua Harian Kwartir Ranting Natar Sapari menjelaskan pada lomba jelajah alam, peserta harus melapor ke lima pos. Jarak tempuh sepanjang 2 km. "Ada pos semapur dan morse, peta pita, bakiak, kompas, dan P3K. Di setiap pos, peserta diminta untuk praktik," ujarnya.
Sementara pada lomba pidato, peserta harus memaparkan tentang kepemudaan. Secara khusus mengenai peran pemuda bagi bangsa Indonesia.
Keterampilan peserta juga diuji dengan pioneering, membuat menara setinggi 5 meter dengan 27 bambu. "Yang paling indah, tepat waktu, serta simpul yang benar, akan jadi pemenang," kata Sapari. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR