KALIANDA (Lampost.co)---Sekitar 425 hektare tanaman padi di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, rusak akibat terendam banjir, Senin (26/2/2018).

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian (P3) Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Agus Santosa mengatakan tanaman yang terendam banjir mayoritas masih berusia 1-30 Hari Setelah Tanam (HST). Ia memperkirakan tanaman padi yang rusak mencapai ratusan hektare.



"Hingga kini kami memang belum bisa memastikan secara menyeluruh total kerusakan tanaman padi. Namun, kami sudah memperkirakan kerusakan bisa mencapai ratusan hektare. Sebab, tanaman padi yang terendam banjir masib berusia muda yaitu 1 hari hingga 1 bulan dan rata-rata baru 15 HST," kata Agus, kepada Lampost.co, Minggu (4/3/2018).

Berdasarkan data sementara, kata Agus, tanaman padi yang rusak baru tercatat 425 hektare. Namun, jumlah tersebut masih bisa berubah. "425 Ha ini belum fix. Sebab, kami bersama POPT masih mendata. Insyaallah, Senin (5/3.2018) sudah ada total keseluruhan," kata dia.

Sutio (39), Petani di Desa Bangunan mengatakan tanaman padi miliknya seluas setengah hektare rusak akibat banjir beberapa hari lalu. Akibatnya, ia terpaksa menyulam kembali tanaman padi yang telah berusia 25 hari itu. "Tanamannya pada rusak semua. Tapi, sebagian tanaman padi sudah saya sulam. Saya berharap ada perhatian khusus dari pemerintah. Sebab, sejauh ini belum ada bantuan, baik bibit dan lainnya," katanya.

 

EDITOR

Iyar Jarkasih

TAGS


KOMENTAR