MESUJI (Lampost.co) -- Sebanyak 39 Desa se-Kabupaten Mesuji menggelar deklarasi ODF atau stop buang air besar sembarangan yang dilaksanakan di Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) Mesuji, Rabu 11 September 2019.

39 dari 105 Desa di Mesuji dinyatakan sudah lulus verifikasi tingkat provinsi dan dinyatakan sebagai desa ODF. 



Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mesuji Saply TH dalam sambutannya berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas kegiatan seremonial semata. 

"Namun harus dijadikan motivasi untuk lebih baik. Saya sangat menyambut baik kegiatan ini dalam rangka peningkatan kesehatan masyarakat, sekaligus sebagai upaya menyukseskan program ODF. Melalui momentum ini agar desa dan kecamatan lain yang belum ODF agar terpacu," jelas Saply. 

Disisi lain, Ketua Pelaksana ODF Mesuji Rudi Sofyan, yang juga menjabat sebagai kepala Desa Gedung Ram, mengatakan jika rangkaian kegiatan ini sudah berlangsung sejak Senin dengan dana yang dibebankan secara swadaya desa ODF. 

Saat ini, masih banyak masyarakat yang menggunakan WC cumplung. Selain karena keterbatasan biaya untuk membuat Septic Tank, minimnya pengetahuan akan dampak buruk dari WC cumplung menjadi kendala tersendiri bagi masyarakat.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR