BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Sebanyak 30 wasit juri junior ikut menyukseskan agenda Indonesia Youth dan Sport 2018, pencak silat Championship Piala Menpora di GOR Sumpah Pemuda Wayhalim, Bandar Lampung, pada 21 - 22 Juli 2018. Penegasan tersebut didasarkan atas pemboikotan 41 wasit juri senior, yang dimiliki oleh Pengprov IPSI Lampung.

"Ya kami sangat berterima kasih atas kinerja dan semangat wasit juri junior yang ada. Sehingga Iyos perdana di Lampung bisa sukses," kata Wakil Ketua 2 IPSI Lampung, Samsul Gustaf kepada lampost.co, di sela agenda penutupan.



"Ya, mereka meminta fasilitas peristirahatan yang layak. Sementara, kondisi yang ada tidak memungkinkan. Bahkan mereka membuat opini, panitia tidak melayani wasit juri senior yang ada. Ini kan aneh," kata dia.

Padahal, lanjut Samsul pihak panitia telah melayani kedatangan wasit juri sehari menjelang kegiatan dilaksanakan. "Kita sudah sambut, makan kita siapkan. Tapi, mereka berharap lebih. Padahal, kondisi anggaran yang tidak memungkinkan," tegasnya

Menyikapi permasalahan yang ada, pihaknya bersama panitia pelaksana berupaya konsultasi dengan PB IPSI, dan atas petunjuk serta arahan pengurus pusat, pihaknya memberikan mandat kepada wasit juri junior yang telah dibina selama ini. "Nah, kalau soal sanksi apa yang dikeluarkan oleh PB IPSI dan lembaga PB Wasit juri IPSI Nasional. Bukan ranah kami, yang pasti kita sudah laporkan kejadian yang ada," tegasnya.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR