GUNUNG SUGIH (Lampost.co)--Setelah melakukan pengecatan gedung perkantoran dan pada Senin (21/5/2018), dikukuhkannya pasukan merah putih narapidana Lapas Gunung Sugih sekaligus dimulainya pendidikan dan pelatihan pertukangan melalui kerja sama dengan Balai Latihan Kerja Kota Metro.
Pemilihan narapidana tersebut dilakukan secara prosedural melalui asessment yang ketat dan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan satu bentuk implementasi pembinaan kemadirian yang bersertifikasi. Kegiatan ini tentunya diharapkan dapat mendorong semangat dan memberikan motivasi Narapidana dalam meningkatkan life skill mereka yang nantinya akan berguna sebagai bekal kemampuan untuk bertahan hidup secara ekonomis. 
Demikian disampaikan Kepala Lapas Gunung Sugih, Syarpani saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 110 di Lapangan Mini Socer Lapas.
Bapak tiga anak ini menyampaikan bahwa hal ini akan mendorong mereka untuk dapat mengentaskan dari masalah kesejahteraan sesuai semangat kebangkitan nasional.
"Saya kukuhkan pasukan merah putih narapidana, mereka akan diberi bekal keterampilan oleh BLK Metro seperti pelatihan meubel, bangunan sehingga menjadi tenaga siap pakai untuk diterjunkan ke masyarakat untuk membangun fasilitas umum di masyarakat", ujar Syarpani.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR