PESAWARAN (Lampost.co) -- 30 balok kayu jenis sonokeling diduga hasil pembalakan liar di hutan lindung wilayah register 19 taman hutan rakyat (Tahura) Wan Abdul Rahman Kabupaten Pesawaran, diamankan satuan TNI-AD Kodim 0421/LS, Koramil 421-02 Gedongtataan.

Dandim 0421/LS Letkol Kav Robinson Octovianus Bessie, melalui Danramil 421-02/Gedongtataan Kapten Inf Sugeng Pamuji mengatakan, kronologis kejadian, Pada pukul 02.30 WIB Babinsa Serma Usman dihubungi oleh mitra Babinsa Bambang Firmansyah Ketua FBN (Forum Bela Negara) wilayah Pesawaran.



"Kemudian Pukul 02.46 WIB Serma Usman melaporkan kepada saya, tentang adanya informasi pembalakan liar, illegal loging di Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman Register 19 dan Pukul 02.50 WIB kami koordinasi dengan Kanit Polhut Provinsi Lampung Fahri untuk merencanakan penangkapan," jelasnya, Senin 2 September 2019.

Danramil melanjutkan pada Pukul 03.05 WIB dirinya memerintahkan Serma Usman dan Sertu Jono Eko. S untuk melaksanakan penangkapan gabungan dengan Polhut dan mitra Forum Bela Negara. Kemudian menuju titik kumpul di jembatan PTPN7 Way Lima Desa Cipadang Kecamatan Gedongtataan.

"Dan Pukul 04.45 WIB dilakukan penghadangan dan penangkapan di Simpang Umbul Binong Desa Pampangan, Pada saat dilakukan penangkapan sopir dan kernet melarikan diri dan selanjutnya Mobil Truck Colt Diesel dan BB 30 balok Kayu jenis sonokeling kami amankan di Koramil 421-02/Gedongtataan untuk dilakukan pendataan," terangnya 

Kapten Inf Sugeng menambahkan, untuk barang bukti yang diamankan 1 unit mobil Truck Colt Diesel 120 PS Nopol BE 9525 R,  STNK atas nama Zainal Patah alamat RT 001/RW 001 Desa Tanjung Kerta Kecamatan Kedondong dan Kayu jenis sonokeling sebanyak 30 balok/balken.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR