KOTABUMI (Lampost,co)--Sebanyak tiga kelompok tani (Poktan) yang mengikuti program asuransi usaha ternak sapi (AUTS) yang diluncurkan Direktorat Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) menerima klaim asuransi ternak sapinya. 
Kepala Seksi  Bina Usaha dan Pengolahan Hasil Peternakan, Dinas Pertanian (Distan), Kabupaten Lampung Utara, Griya Suryana Adhitama,  mengatakan tiga poktan yang menerima klaim asuransi ternak sapi yang disebabkan mati, pencurian dan potong paksa dari PT. Jasa Asuransi Indonesia ( Jasindo) sebagai pihak rekanan yang ditunjuk kementerian,  yakni; poktan Kecamatan Abung Timur, Poktan Desa Kembang Tanjung, Abung Selatan dan Poktan Kecamatan Bunga Mayang. 
"Dari 301 ekor sapi betina yang mengikuti program AUTS, tiga ekor sapi yang di klaim tiga poktan karena kasus pencurian, mati dan potong paksa telah menerima pencairan dari PT. Jasindo sebagai rekanan yang di tunjuk pihak kementerian" ujarnya.
Untuk nilai total nominal klaim dari tiga poktan yang di terima peternak Rp 25 juta dengan rincian kehilangan karena pencurian Rp7 juta/ ekor, kematian Rp10 juta/ekor) dan karena potong paksa disebabkan sakit yang kecil kemungkinan untuk hidup Rp8 juta/ekor. "Total klaim yang di terima peternak pada TA 2017 yang disampaikan pihak rekanan Rp 25 juta" kata Griya kepada Lampost.co, Jumat (15/12). 
Pada TA 2018 depan,  dimungkinkan Kementan akan menambah jumlah kuota target sapi yang mengikuti program AUTS ini. Menyoal pelaksanaan program tersebut, Griya menjawab, karena program masih baru di luncurkan pada TA 2016 lalu, maka 80 persen uang premi atau sekitar Rp 160 ribu di tanggung pemerintah dalam hal ini Kementan. Sementara, 20 persen atau Rp 40 ribu ditanggung peternak sebagai pihak penerima manfaat.
"Total biaya premi di AUTS, sebesar Rp 200 ribu/ekor/tahun. Dalam biaya sebesar itu, 80 persen dari total biaya ditanggung pemerintah dan peternak hanya mendapat beban biaya premi asuransi 20 persen atau sebesar Rp 40 ribu/ekor/tahun" kata Griya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR