PESAWARAN (Lampost.co) -- Muhammadiyah Dissaster Management Center (MDMC) PWM Lampung bekerjasama dengan Sunda Ngumbara, dan Terate Cepat Tanggap Persaudaraan Setia Hati Terate Indonesia (TCT PSHT Indonesia) memberi bantuan bagi warga Pulau Legundi. Bantuan tersebut menyasar warga yang tempat tinggalnya rusak akibat tsunami.

Bantuan yang diberikan berupa sanitasi, MCK, dan sumur. "Sebagian  warga Pulau Legundi jadi korban keganasan gelombang tsunami pada akhir Desember lalu. Bantuan kami berikan pada Kamis (7/3/2019)," kata Sekretaris PWM Sudarman kepada Lampung Post, Jumat (8/3/2019).



Berdasar pengamatannya, beberapa rumah masih rusak hingga sejumlah warga mengungsi. Selain kehilangan tempat tinggal, warga juga kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur rusak tersapu tsunami.

"Air sumur yang ada sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi," ujarnya. Setelah berkomunikasi dengan kepala desa dan tokoh masyarakat setempat, pihaknya menyiapkan bantuan yang akan diberikan.

Bantuan tersebut yakni sanitasi, MCK, dan sumur. Pembangunan MCK dan sumur dilakukan selama 2 minggu dan telah diresmikan penggunaannya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR