LIWA (Lampost.co)--Tiga kelompok tani di Lampung Barat mengikuti pelatihan sistem pertanian organik yang berlangsung sejak Selasa hingga Minggu (15-19/8/2018).

Kabid Perkebunan Disbunnak Lampung Barat, Sumarlin, mendampingi Kadis Tri Umaryani, Rabu (15/8/2018), mengatakan kegiatan pelatihan itu dilaksanakan oleh Dinas Provinsi dengan sumber dana dari Tugas Pembantuan tahun 2018.



Kegiatan pembukaan pelatihan dipusatkan di kelompok Ampera Pekon Sindangpagar. Sementara kegiatan pelatihan dilaksanakan di kelompok masing-masing. Pelatihan ini dalam rangka membangun desa organik dengan pelatihnya didatangkan dari pihak Kementerian Pertanian langsung.

"Kegiatan ini adalah kegiatan provinsi dengan pelatihnya juga didatangkan dari pihak Kementerian Pertanian langsung," kata Sumarlin.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan tindaklanjut sekaligus untuk mewujudkan program 1500 kelompok tani organik di Lampung. Dimana Lambar pada tahun lalu telah dilaksanakan pengembangan desa pertanian organik berbasis komoditas perkebunan yaitu kopi.

Untuk menindaklanjuti hal itu, maka pihak pihak Provinsi melaksanakan pelatihan sistem tanaman organik bagi para kelompok tani di Lambar ini.

Tiga kelompok tani peserta itu adalah kelompok Ampera Pekon Sindangpagar (Sumberjaya), kelompok tani Muda Margo Rahayu Pekon Tambakjaya (Way Tenong) dan kelompok tani Langgeng Muliyo Pekon Mutaralam.

Melalui pelatihan itu, kata dia, para petani yang mayoritas kopi itu diajak dan dilatih untuk menerapkan budidaya tanaman dengan sistem organik. Para petani diajarkan untuk menggalakkan tentang teknis penanganan tanaman organik. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan program membangun desa organik.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR