BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Sebanyak 24 perempuan dari enam serikat perempuan yang ada di Lampung mengikuti kegiatan pendidikan kepemimpinan dan tata kelola organisasi yang diselenggarakan oleh lembaga advokasi perempuan Damar Lampung, di aula RM Begadang II, Bandar Lampung.
Peserta pelatihan yang digelar selama tiga hari (28—30 Desember) tersebut adalah perwakilan dari Bandar Lampung, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Tanggamus, dan Lampung Utara dan telah bergabung dalam Gerakan Perempuan Lampung (GPL).
Hadir dan menjadi pemateri dalam pelatihan tersebut, Ketua Gerakan Perempuan Lampung Siti Noor Laila, yang juga komisioner Komnasham periode 2012—2017, Direktur Damar Lampung Sely Fitriani, dan akademisi FISIP Universitas Lampung, Ikram Badila.
Sely Fitriani menjelaskan peserta pelatihan merupakan kader-kader GPL yang juga perempuan pemimpin lokal dari tingkat desa/pekon, kecamatan, hingga kabupaten.
Mereka sebelumnya telah mengikuti tahap pendidikan seperti pendidikan adil gender, pendidikan analisa sosial berperspektif feminisme, pendidikan advokasi dan pengorganisasian, dan terakhir mendapatkan pendidikan kepemimpinan dan tata kelola organisasi.
“Tujuan kegiatan meningkatnya pengetahuan kepemimpinan perempuan dan meningkatkan kemampuan para perempuan dalam melakukan tata kelola organisasi, sekaligus meningkatkan kapasitas pengurus Gerakan Perempuan Lampung menjadi perempuan pemimpin,” ujar Sely.
Sementara SN Laila menyampaikan kepada peserta menjadi perempuan pemimpin bukanlah hal mudah, apalagi di tengah budaya patriarki yang masih sangat melekat di masyarakat.
"Bukan tidak bisa, tetapi bisa-tidak bisa, perempuan juga harus menjadi pemimpin kuncinya hanya satu mau belajar," ujarnya kepada peserta.
Satu hal yang menurut Laila perlu dimiliki perempuan pemimpin adalah kemampuan memengaruhi orang lain. Dalam kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan pengetahuan hingga strategi untuk mampu menjadi seorang pemimpin yang baik untuk diri sendiri, keluarga, hingga masyarakat.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR