PANARAGAN (Lampost.co)--Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat merencanakan pembangunan jalan dua jalur mulai dari Simpang PU-Simpang Tiga, Panaragan. Pembangunan jalan sepanjang 18 km tersebut diperkirakan menelan dana sebesar Rp200 miliar.

Pembangunan jalan utama ibu kota kabupaten ini telah diusulkan kepada Pemerintah Pusat dalam kegiatan dana alokasi khusus (DAK) bidang jalan dan jembatan tahun anggaran 2020.



"Penanganan jalan utama ini akan dilakukan secara bertahap. Untuk mewujudkan menjadi jalan dua jalur diperlukan dana sekitar Rp200 miliar," ujar Kadis PUPR Tulangbawang Barat Iwan Mursalin, Rabu (16/1/2019).

Iwan mengatakan diprioritaskannya pembangunan jalan dua jalur di ruas jalan tersebut karena terhitung sejak 2019 ruas jalan tersebut telah ditetapkan menjadi jalan kabupaten. "Sekarang penangan jalan utama ini telah menjadi kewenangan penuh kabupaten. Pak Bupati menargetkan 2020 sebagian jalan ini sudah menjadi jalan dua jalur," kata dia.

Untuk mewujudkan pembangunan jalan dua jalur, kata dia, Pemkab berharap masyarakat dapat mendukung penuh rencana pembangunan tersebut, terutama masyarakat pemilik lahan di sepanjang 18 km di jalan utama itu. "Masih ada masyarakat yang belum melepas lahannya untuk pelebaran jalan. Sebab itu, Pak Bupati meminta dinas terkait, pihak kecamatan, dan aparatur kelurahan dan tiyuh dapat bergerak bersama-sama menyelesaikan masalah lahan yang belum tergusur," ujarnya.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR