JAKARTA (Lampost.co)--Pemerintah menegaskan bahwa tarif dasar listrik, premium, dan solar sepanjang 2019 tidak akan mengalami kenaikan. Tujuannya, daya beli dan pertumbuhan ekonomi nasional terpacu.

"Pemerintah berkomitmen untuk tarif listrik sampai akhir 2019 tidak ada perubahan. Untuk premium dan solar juga tidak ada pertimbangan untuk kenaikan harga," tegas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan di ruang Sarula, Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (4/1/2019).



Ia memaparkan tarif dasar listrik, premium, dan solar selalu dievaluasi setiap tiga bulan untuk melihat kesesuaian dengan beban PLN dan Pertamina. Kajian juga termasuk daya beli masyarakat, subsidi, dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Jonan, anggaran subsidi yang dikucurkan terhadap tiga alokasi sumber energi tersebut telah mampu memberikan manfaat besar.

Kucuran anggaran masih terbilang kecil saat dibandingkan dengan penerimaan yang diterima negara dari sektor ESDM yang tumbuh signifikan, 181% atau Rp217,5 triliun dari target APBN 2018 sebanyak Rp120,5 triliun.

"Jika melihat dari anggaran subsidi ketiga sumber energi tadi memang naik dari 2017 Rp97,6 triliun menjadi Rp153,5 triliun. Meski demikian, itu sedikit jika dibandingkan PNBP ESDM yang masuk kas negara dan naik Rp217,5 triliun dari sebelumnya Rp132 triliun," pungkasnya.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR