BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pada tahun 2018, Badan Akreditasi Provinsi Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (BAP PAUD PNF) Provinsi Lampung diberi kuota tambahan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) PAUD PNF menjadi 1.000 lembaga atau naik sekitar 300% dari tahun sebelumnya untuk mengakreditasi PAUD dan PNF di Lampung.
Ketua BAP PAUD dan PNF Provinsi Lampung, Betti Nuraini, usai pelatihan peningkatan kompetensi asesor BAP PAUD PNF dalam IT dan Sispena, di Hotel Horison Bandar Lampung, Sabtu (6/1/2018), mengatakan peningkatan jumlah akreditasi merupakan keberhasilan pihaknya menuntaskan seluruh kuota akreditasi lembaga PAUD dan PNF di Lampung pada tahun 2016/2017.
Alhamdulillah, kami diberi kuota tambahan oleh pusat. Penambahan ini merupakan kepercayaan karena BAP PAUD PNF Lampung meraih penghargaan sebagai kinerja terbaik se-Indonesia yang diberikan beberapa waktu lalu, ujar dia.
Untuk mengakreditasi 1.000 lembaga PAUD dan PNF pada 2018, dilakukan melalui Sistem Penilaian Akreditasi (Sispena) berbasis teknologi informasi dengan cara dalam jaringan (daring) yang terhubung ke pusat secara terbuka untuk mempercepat proses akreditasi PAUD dan PNF yang saat ini sekitar 8.000 lembaga."Mulai tahun ini penilaian akreditasi dilakukan secara daring. Melalui daring, maka target akreditasi yang sudah menyentuh diangka 8.000 lembaga akan tuntas dalam lima tahun kedepan. Selain untuk mempercepat prosesnya, juga untuk menghasilkan lembaga yang berkualitas," katanya.
Ia mengatakan, untuk mencapai kuota akreditasi yang telah diberikan, pihaknya bekerja sama dengan Forum Asesor BAP PAUD PNF Lampung melalukan pelatihan terhadap 132 asesor dan 13 anggota BAP PAUD PNF Lampung, untuk peningkatan kompetensi dan keahlian dalam melakukan penilaian akreditasi lembaga.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR