LIWA (Lampost.co) -- Sebanyak 9,01% atau 20.496 jiwa dari 225.664 total wajib KTP elektronik (KTP-el) di Lampung Barat hingga saat ini belum melaksanakan perekaman.

Kabid Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Capil Lampung Barat A.K Syamsul mendampingi Kadis Wasisno Sembiring, Selasa (5/6), menjelaskan berdasarkan data laporan kependudukan Lambar bahwa jumlah warga wajib KTP-el yang belum melakukan perekaman hingga 31 Mei lalu yakni mencapai 20.496 jiwa dari total wajib KTP-el sebanyak 225.664 jiwa. Data itu diambil berdasarkan data server kependudukan.



"Total wajib KTP-el yang sudah melaksanakan perekaman mencapai 205.335 jiwa (90,09%). Dari jumlah itu, sebanyak 214.923 diantaranya telah dicetak," ujarnya.

Syamsul mengakui, pihaknya sudah menyurati dan menyampaikan permasalahan itu ke masing-masing kecamatan tetapi sampai saat ini belum ada respon dari warga.

"Masih adanya data warga wajib KTP yang belum melaksanakan perekaman, sesuai laporan antara lain disebabkan karena ada yang memang orangnya sudah tidak ada ditempat, yang dimungkinkan penduduk musiman. Kemudian ada juga yang sudah pindah dan atau meninggal," tambahnya. 

Data Dinas Kependudukan melaporkan, Kecamatan Pagardewa merupakan angka tertinggi yang warganya belum melaksanakan perekaman yakni mencapai 3.451 jiwa dari wajib KTP mencapai 14.565 jiwa. Kemudian tertinggi kedua yaitu Kecamatan Sukau mencapai 2.975 warga dari total wajib KTP sebanyak 18.408 jiwa.

Kemudian warga belum melaksanakan perekaman tertinggi ketiga yaitu Kecamatan Bandarnegeri Suoh yakni 2.258 jiwa dari total wajib KTP sebanyak 19.274 jiwa.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR