LIWA (Lampost.co) -- Sat Res narkoba Polres Lampung Barat mengamankan dua tersangka kepemilikan narkoba jenis sabu, di jembatan Bailey Pekon Mandiri, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (24/7/2018) pukul 02.00 WIB.

Kedua pelaku yaitu ED (46) warga Jalan Dr Susilo Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, dan EK (42) warga Gunungsari Kecamatan Enggal, Bandar Lampung.



Kapolres Lampung Barat AKBP Tri Suhartanto mengatakan, penangkapan bermula dari info masyarakat tentang adanya pengiriman paket barang berupa botol minuman herbal buah mengkudu yang dibungkus kotak kardus. Kemudian di bawah kotak kardusnya terselip narkotika jenis sabu. Paket tersebut dikirim melalui travel tujuan Krui.

Berdasarkan info tersebut, kata dia, anggota Sat Res Narkoba Lampung Barat melakukan pencegatan terhadap kendaraan travel kijang Innova warna Silver Nopol F 1232 GW yang dikendarai oleh EP (32) sopir travel warga Pekon Lemong Kecamatan Lemong, Pesisir Barat.

"Dari keterangan EP, dirinya tidak mengetahui jika paket tersebut adalah narkotika jenis sabu. Sebab dirinya hanya dibayar ongkos sebesar Rp50 ribu dan barang tersebut  minta dikirimkan kepada seseorang di Pekon Mandiri dengan cara dihubungi melalui telepon apabila sudah sampai tujuan," ujarnya. 

Namun menurut EP, ketika dihubungi yang bersangkutan tidak aktif lagi. Kemudian  anggota Sat Res Narkoba melakukan pengembangan terhadap pelaku yang mengirim paket tersebut di Bandar Lampung. 

"Sekitar  pukul 04.30 WIB dilakukan penggerbekan terhadap ED di rumah. Namun petugas tidak menemukan barang bukti. Selanjutnya setelah diinterogasi ternyata barang tersebut berasal dari EK, petugas lalu bergerak menuju tempat ED yang kemudian dilakukan penggerbekan dan akhirnya ditemukan barang bukti," tambahnya. 

Barang buktinya adalah 1 plastik klip ukuran sedang yang diduga berisi narkotika jenis sabu, 1 buah alat hisap (bong) yg terbuat dari botol plastik air mineral, 1 buah pembakar (kompor) untuk membakar sabu. Kemudian 2 buah botol air mineral kosong yang digunakan pelaku sebagai bong.

Dari keterangan EK, kata Kapolres, sabu tersebut didapat dari seseorang yang berdomisili di Jakarta yang bernama ED namun tidak tahu keberadaanya. Sebab setiap kali transaksi ED datang ke Bandar Lampung menemui EK. 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR