BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sebanyak 2 pemilik menara telekomunikasi yang ada di Kota Bandar Lampung masih menunggak retribusi selama dua tahun terakhir,  terhitung sejak tahun 2017 sampai dengan 2018. 

Kepala Bidang (Kabid) Persandian, Pos dan Telekomunikasi, pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandar Lampung, Nursari Muharam, menjelaskan retribusi menara telekomunikasi pada tahun 2018 masih terdapat pemilik menara yang menunggak pembayaran retribusinya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.  



“Dari retribusi tahun 2018, masih banyak pemilik menara yang belum lakukan pembayaran retribusinya.  Dan diantaranya yang masih menunggak cukup lama dari Gihon dan Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI),  dua pemilik menara itu mereka belum bayar,” ujar Nursari, Jumat (4/1/2019).  

Dirinya mengatakan, bahwa kedua pemilik tersebut telah diberikan surat teguran oleh Diskominfo setempat, untuk segera melunasi pembayaran retribusi menara telekomunikasinya, yang termasuk juga tunggakan berikut dendanya.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR