KALIANDA (Lampost.co)-- Ratusan hektare sawah di Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, terendam banjir. Meluapnya air Way Katibung, membuat tanaman padi seluas 167 hektare terendam.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Lampost.co, banjir merendam persawahan di enam desa meliputi Bumijaya 40 hektare, Sinarpasemah 44 hektare, Karyamulya sari 10 hektare, Rawaselapan 13 hektare, Beringinkencana 10 hektare dan Trimomukti 50 hektare.
Rata-rata tanaman padi milik petani setempat yang terendam banjir yang sudah berlangsung sejak beberapa hari yang lalu berusia sekitar 60 hari.
"Sawah saya terendam banjir sejak tiga hari yang lalu," kata Sujono (60) petani di Desa Sinarpasemah, Senin (12/3/2018).
Dijelaskannya, setiap musim hujan tiba, areal tanaman di daerah setempat selalu terendam banjir, karena luapan sungai Way Katibung.
"Setiap tahun pasti banjir, kalau tahun lalu karena tanggul penangkis jebol, sekarang pintu air yang rusak," ujarnya.
Para petani setempat mengaku pasrah dengan keadaan yang mereka alami seperti sekarang ini. "Kami tidak bisa berbuat, hanya bisa pasrah," ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR