JAKARTA (Lampost.co) -- Berbagai busana berkonten etnik Indonesia karya 16 desainer Indonesia akan tampil dalam acara fashion show di Paris 1 Desember 2018.

Ajang skala internasional "La Mode" Sur La Seine à Paris" yang diselenggarakan Indonesilian Fashion Chamber (IFC) ini digelar di atas Sungai Sein.



Untuk membuka peluang kerja sama bisnis antara desainer dan buyer maupun media internasional, digelar pula sesi fashion showcase, business meeting, dan media gathering.

Dalam rangkaian kegiatan ini, rombongan desainer Indonesia akan melakukan kunjungan ke pabrik lace yang ternama di Paris, “Cité de la Dentelle et de la Mode”. Kementerian Perindustrian turut berpartisipasi dalam perhelatan ini dengan meluncurkan International Muslim Fashion Festival, yaitu pameran fashion muslim yang akan dilaksanakan tahun 2019 mendatang dengan menghadirkan para buyer dan desainer dari berbagai negara khususnya anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).

"Sejalan dengan target Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat fashion dunia, acara ini ditujukan untuk memperlihatkan keunggulan karya desainer fashion Indonesia dengan keragaman dan kekuatan etnik lokal, di tingkat global," kata Ali Charisma, National Chairman IFC di Jakarta, Rabu (22/11/218).

Karya yang ditampilkan terdiri atas kategori busana konvensional dan busana muslim para desainer terkebal antara lan Lisa Fitria, Deden Siswanto, Lenny Agustin, Sofie, Ali Charisma, Shanty Couture, IDENTIX by Irma Susanti, Lia Mustaf.

Selain itu , Lia Soraya, Rosie Rahmadi, #MarkamarieIstituto Di Moda Burgo Indonesia, ZELMIRA by SMK NU Banat, dan Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Pariwisata Aceh menampilkan koleksi REBORN29 by Sukriyah Rusdy.

Seluruh koleksi busana akan diperagakan oleh model internasional di atas kapal pesiar yang menyusuri Sungai Seine berkeliling Kota Paris dn dihadiri sekitar 400 undangan yang terdiri atas buyer dan media internasional.

Ali menjelaskan iFC merupakan organisasi desainer dan pelaku usaha fashion dengan jumlah anggota terbesar dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk mewadahi desainer yang telah siap merambah pasar global.

Melalui event ini, anggota Indonesian Fashion Chamber diberi kesempatan untuk memperkenalkan karyanya di tingkat internasional sebagai upaya memperkuat sektor B2B (Business to Business) dan bisnis ekspor.

Diharapkan event ini memberikan manfaat lebih besar lagi dengan mempromosikan potensi fashion Indonesia sehingga dapat meyakinkan buyer mancanegara untuk datang dan melihat karya desainer lain di Indonesia serta membuka peluang kerja sama.  

Acara “La Mode" Sur La Seine à Paris" akan berlangsung selama kapal berlayar mulai dari Menara Eiffel dan mengelilingi sejumlah tempat ikonik di Kota Paris, sehingga seluruh desainer berkesempatan untuk mempresentasikan karyanya lebih intens kepada para undangan yang diharapkan dapat memberikan hasil lebih optimal.

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR