PRINGSEWU (Lampost.co) -- Sebanyak 15 anggota Pansus UMKM DPRD Kabupaten Pringsewu akan mempelajari Perda tentang UMKM di Kotamadya Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Mereka rencananya akan berangka ke Jawa Barat, Rabu (8/8/2018) siang ini.

Wakil Ketua Pansus UMKM Suherman menyatakan, dipilihnya Kotamadya Tasikmalaya untuk belajar Perda UMKM, karena pemkot tersebut sudah memiliki perda dan secara umum Bandung Jabar adalah daerah dengan dominasi perajin yang dalam hal ini UMKM.



"Saya akan mendorong agar Perda UMKM bisa segera terbit dan masyarakat bisa payung hukum untuk usaha," ungkapnya, Rabu (8/8/2018).

Dia menambahkan sejauh ini Pemkab Pringsewu masih sangat lemah dalam hal perhatiannya untuk UMKM. Bahkan untuk mengumpulkan perajin se Pringsewu saja belum pernah, apalagi melakukan pembinaan di lapangan atau pemberian modal.usaha.

Padahal tambah Suherman Kabupaten Pringsewu sangat potensial untuk pengembangan usaha UMKM, dan memang hanya itu yang bisa di lakukan masyarakat untuk membiayai hidupnya.

"Lahan pertanian.sempit, perusahaan besar juga tidak ada, darimana menambah penghasilan kalau tidak menjadi UMKM," tambahnya.

Menurut Suherman kalau saja masyarakat kempung/pekon ada 25 persen menggeluti UMKM di.pastikan tidak akan mengalami krisis ekonomi.

"Sebab sejauh ini lapamgan kerja memang di ciptakan pengusaha atau UMKM, sedangkan pop pemerintah sejauh ini tidak pernah menciptakan lapangan kerja baru. Tetapi demgan rencana pembuatan Perda UMKM, paling tidak ada regulasi yang di buat pemerintah untuk mempermudah masyarakat membuka usaha," kata dia.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR