PANARAGAN (Lampost.co) -- Polsek Tumijajar berhasil mengungkap pelaku cabul sesama jenis terhadap anak dibawah umur yang dilakukan oleh pelaku LH (34) yang berprofesi wiraswasta, warga Kampung Margomulyo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat.

Kapolsek Tumijajar AKP Dulhapid mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, pelaku ditangkap hari Rabu (22/5/2019) sekitar pukul 13.00 WIB, saat sedang berada dirumahnya.



“Penangkapan terhadap pelaku, berdasarkan laporan dari HE (37), berprofesi IRT (ibu rumah tangga), warga Tiyuh Margomulyo yang merupakan ibu kandung dari korban RA (14) berstatus pelajar," kata dia, Kamis (30/5/2019).

Penanganan kasus teraebut tertuang dalam laporan polisi Nomor : LP/45/V/2019/Polda Lpg/Res Tuba/Sek Tumijajar, tertanggal 22 Mei 2019.

Terungkapnya aksi bejat yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban, bermula pada Rabu (22/5/2019) sekitar pukul 03.00 WIB, saat ibu korban terbangun karena bunyi alarm ponsel yang dipasang untuk bangun persiapan makan sahur.

Saat ibu korban bangun dan mengambil ponsel miliknya, di ponsel tersebut terdapat percakapan messenger antara korban dengan pelaku yang tidak senonoh, yang mana sebelumnya ponsel tersebut digunakan oleh korban. Lalu ibu korban bersama suaminya langsung membangunkan korban dan menanyakan perihal percakapan tersebut.

Korban pun mengakui bahwa dirinya telah menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh pelaku. Usai mengetahui kejadian tersebut, pagi harinya ibu korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Tumijajar.

Berdasarkan keterangan dari korban kepada petugas saat dilakukan pemeriksaan, bahwa aksi bejat yang dilakukan oleh pelaku telah berlangsung sejak Desember 2018 dan sudah terjadi sebanyak 14 kali. “10 kali terjadi di belakang rumah korban yang tidak jauh dari kandang sapi, 3 kali di dalam kamar mandi rumah korban dan 1 kali di dalam rumah korban. Setiap melakukan aksi bejatnya pelaku hanya berdua saja dengan korban dan tidak ada orang lain yang mengetahuinya,” ungkap AKP Dulhapid.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR