LIWA (Lampost.co) -- Sejak Juli hingga Rabu, 11 September 2019 atau selama musim kemarau terjadi Lampung Barat telah mengalami 13 kasus kebakaran.

Kepala BPBD Lambar Gison Sihite mengatakan 13 kejadian kebakaran itu tersebar di beberapa kecamatan. Kejadian terbanyak ada di wilayah Kecamatan Sumberjaya.



Ke-13 kasus kebakaran itu rincianya Juli 4 kasus, Agustus 6 kasus dan September ini sudah 3 kasus. Kebakaran terjadi rata-rata menghanguskan bangunan milik masyarakat. Dari 13 kasus itu, sebanyak 8 kejadian adalah menimpah bangunan masyarakat.

Kemudian sisanya kebakaran lahan, baik lahan perkebunan dan lahan pekarangan serta kawasan hutan. "Untuk bulan September ini saja kebakaran terjadi sebanyak tiga  kasus yaitu kebakaran kawasan TNBBS di Suoh. Kemudian kebakaran rumah warga di Lumbok Seminung dan terakhir kebakaran di halaman dealer Yamaha Sumberjaya," kata Gison.

Ia menambahkan, selain telah menerima laporan 13 kasus kebakaran itu, pihaknya pada hari Minggu lalu juga telah menerima laporan hasil pantauan citra satlit Terra berupa titik panas (hotspot) di dua titik yaitu Kecamatan Belalau dan Batubrak, yang setelah dicek ternyata ada masyarakat yang membuka lahan dengan cara dibakar.

Karena itu, ia berpesan kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada terhadap api. Jangan membakar sembarangan apalagi membuang puntung rokok sembarangan tanpa dimatikan terlebih dulu.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR