Gaza (Lampost.co) -- Sedikitnya 127 wargawarga Pale cedera pada Jumat (23/8) waktu setempat, ketika tentara Israel yang ditempatkan di perbatasan dengan Jalur Gaza menindas protes mingguan Pawai Akbar Kepulangan di perbatasan timur Jalur Gaza dengan Israel.

Beberapa sumber media mengatakan 54 orang Palestina ditembak dengan peluru aktif, dua di antara mereka dilaporkan berada dalam kondisi kritis, demikian laporan Kantor Berita Palestina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu 24 Agustus 2019.



Sebanyak 73 orang lagi cedera akibat terkena peluru karet dan gas air mata, termasuk tiga petugas medis dan satu anak kecil.

Selain itu, puluhan orang menderita sesak nafas akibat gas air mata yang ditembakkan oleh tentara Yahudi ke peserta protes Pawai Akbar Kepulangan, yang diselenggarakan di berbagai lokasi di sepanjang garis perbatasan Jalur Gaza dengan Israel.

Tentara yang ditempatkan di sisi perbatasan Israel melepaskan tembakan ke ratusan orang Palestina yang berkumpul di dekat pagar pemisah guna menuntut hak mereka pulang ke rumah mereka, tempat mereka didepak ketika Israel berdiri di tanah air mereka dan di rumah mereka pada 1948.

Beberapa ratus orang Palestina tewas dan ribuan orang lagi cedera akibat tembakan Israel sejak dimulainya protes Pawai Akbar Kepulangan pada 30 Maret tahun lalu.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR