LIWA (Lampost.co)-- 12 OPD di Pemkab Lampung Barat, Senin (27/5/2019), memaparkan program rencana pembangunan perioritas tahun 2020 mendatang. 
Kegiatan pemaparan program perioritas yang dilaksanakan oleh masing-masing OPD itu diikuti langsung oleh bupati, Wabup, Sekkab, para asisten, Kepala Bappeda dan kepala BPKD sebagai pembahas. 
 
Ke-12 OPD yang dihadirkan untuk memaparkan rencana kegiatan perioritas itu adalah Kepala Dinas Pendidikan, kadis Kesehatan, Kadis PUPR, Kadis Pemuda dan Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Kadis Perpustakaan, Kadis Perkebunan, Kadis TPH, Kadis Koperindagpas, Kadis PTSP dan Kadis Kominfo. 
 
Dalam kegiatan itu, masing-masing kepala OPD diminta untuk memaparkan rencana program selama 20 menit lalu diskusi 30 menit. 
 
Masing-masing kepala OPD menyampaikan paparanya dengan menggambarkan hubungan visi dan misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan sasaran rencana setrategis OPD termasuk indikator dan target tahun 2020. 
 
Kemudian menggambarkan program setrategis dengan keterkaitanya dengan tujuh program dan dengan komitmen daerah sebagai kabupaten literasi, kabupaten konservasi dan kabupaten tangguh bencana.

Sejumlah kepala Dinas antara lain Kadis Pendidikan Bulki dalam pemaparanya antara lain menyampaikan tentang rencana bantuan siswa berprestasi yang diterima diperguruan tinggi negeri dengan target 288 siswa. 
 
Kemudian dukungan untuk literasi yaitu akan mengadakan olimpiade siswa nasional, program lamban baca dan pengadaan buku untuk lamban baca di sekolah-sekolah.  Lalu rencana pengadaan seragam gratis bagi 11.300 siswa dan lain sebagainya. 
 
Kadis Kesehatan Paijo, dalam pemaparanya antara lain program untuk penanganan kematian ibu dan bayi. Meski di Lambar kasus kematian ibu dan bayi sudah menurun bahkan dibawah angka nasional, namun pihaknya tetap konsen dalam menanganinya. 
 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR