KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Sebanyak 12 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus menyatakan mengundurkan diri dari kepesertaan PKH. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pendamping PKH di Kecamatan Gunung Alip, Tanggamus, Sukman Andrianto. Menurutnya 12 Keluarga KPM PKH tersebut mundur dan tidak lagi menerima bantuan karena sudah hidup dengan layak.

"Dari 12 KPM yang mengundurkan diri tersebut tersebar dari beberapa pekon yang ada di Gunung Alip. Lantaran mereka sadar sudah sejahtera dan berharap bantuan PKH dapat diberikan kepada masyarakat lain yang belum merasakan bantuan PKH," kata dia saat dihubungi Lampost.co, Selasa (30/7/2019).



Mundurnya KPM tersebut, lanjut Sukman, tidak terlepas dari kerja keras para pendamping yang ada di Kecamatan Gunung Alip. Para Pendamping terus memberikan edukasi kepada para KPM yang sudah dikategorikan sejahtera agar secara sadar bisa mengundurkan diri.

Sukman menambahkan, bantuan PKH merupakan bantuan bersyarat yaitu penerimanya harus memiliki komponen PKH, dan yang menjadi peserta PKH harus mengikuti Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) yang diadakan pendamping di Pekonnya masing-masing.

"P2K2 bertujuan untuk memberikan edukasi kepada KPM agar bisa berdaya dalam mengelola bantuan yang mereka terima. Selain itu semua aspek turut disasar dalam kegiatan P2K2 seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi serta kesejahteraan lansia," kata Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Unila tahun 2018 ini.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR