BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebanyak 119 orang calon mahasiswa baru jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) gugur dalam seleksi beasiswa bidik misi tahun akademik 2019-2020 di Universitas Lampung. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unversitas Lampung, Hero Satrian Arief.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi berkas dan seleksi wawancara untuk menggali motivasi kuliah dan keadaan perekonomiannya. "Ada juga 6 orang yang menyerahkan berkas tapi tidak hadir wawancara. Secara keseluruhan yang tidak menyerahkan berkas dan tidak hadir wawancara ada 119 orang, otomatis mereka gugur," katanya kepada Lampung Post, Minggu (21/7/2019).



Dia mengatakan semua mahasisw baru jalur SBMPTN wajib registrasi di http://registrasi.unila.ac.id pada 27 Juli-11 Agustus 2019. Peserta dinyatakan berhasil melaksanakan daftar ulang bila sudah mengunduh kartu tanda mahasiswa sementara. Bila sampai 11 Agustus tidak melakukan registrasi maka hak untuk menjadi mahasiswa unila dibatalkan.

"Di jalur SBMPTN yang mendaftar beasiswa bidik misi ada 825 orang sedangkan kuota bidik misi yang akan diterima unila ada 535 orang. Bagi peserta yang tidak lulus seleksi beasiswa bidik misi akan tetap menjadi mahasiswa unila dan dikenakan uang kuliah tunggal sesuai dengan kondisi perekonomian keluarganya," katanya.

Beasiswa bidik misi yang didapatkan mahasiswa nantinya berupa biaya kuliah dan biaya hidup selama kuliah selama 4 tahun. Untuk nominal UKT sebesar Rp2,4 juta/semester yang langsung dibiayai pemerintah. Kemudian biaya hidup sebesar Rp4,2 juta/semester yang langsung di transfer kerekening masing-masing mahasiswa.

Sementara itu sebelumnya ditempat terpisah Kabag Akademik dan Kemahasiswaan UIN Raden Intan Lampung, Farida mengatakan dikampusnya kuota beasiswa bidik misi sebanyak 396 orang. Untuk jalur SPAN dan UM PTKIN 2019 sudah mulai pendaftaran, kemudian pihaknya akan melakukan verifikasi dan survei langsung kerumahnya.

"Beasiswa bidik misi ini untuk mahasiswa berprestasi tapi tidak mampu perekonomiannya. Setiap mahasiswa mendapat sekitar Rp6,6 juta/semester sampai 4 tahun kuliah. Yang mendapatkan beasiswa bidik misi ini harus betul-betul memiliki motivisi tinggi untuk menyelesaikan kuliah supaya tak memberatkan orang tuanya," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR