KALIANDA (Lampost.co) -- Sebanyak 118 kepala keluarga (KK) korban terdampak tsunami di Lampung Selatan masih bertahan di posko pengungsian. Mereka merupakan korban yang rumahnya rusak total. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lamsel, Sefri Masdian saat dihubungi Lampost.co, Minggu (27/1/2019).

Ke-118 KK dari Kecamatan Rajabasa itu terdiri dari Desa Way Muli 31 KK, Desa Sukaraja 14 KK, Desa Banding 4 KK, Desa Rajabasa 8 KK bertahan di Posko Pengungsian Desa Way Muli. "Kemudian, ada pula yang bertahan di Posko Pengungsian Desa Kunjir 21 KK (belakang SMA 1 Rajabasa). Adapula sebagian mengungsi di rumah kerabat ataupun keluarga," katanya.



Sefri menambahkan korban tsunami yang rumahnya rusak juga ada di Wisma Atlet Kalianda sebanyak 40 KK. Adapun total semuanya ada 162 jiwa. "Untuk bantuan logistik, Pemkab Lamsel terus menyalurkan bantuan yang ada di Posko Utama Pemkab Lamsel," kata dia.

Sementara itu, Camat Rajabasa Sabtudin mengatakan hingga saat ini korban tsunami masih ada di Posko Pengungsian di Desa masing-masing. Sementara Hunian sementara (Huntara) belum terbangun 100 persen, sehingga belum bisa ditempati para pengungsi. "Di Kecamatan Rajabasa, ada beberapa lokasi yang sudah dibangun Huntara, baik dari Pemkab Lamsel, TNI maupun dari NU. Tapi, memang belum di tempati karena pembangunannya belum beres," katanya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR