BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)---Hingga hari kedua pelaksanaan operasi keselamatan Krakatau 2018, Ditlantas Polda Lampung bersama jajarannya telah melakukan peneguran terhadap 1.143 pengendara.

Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Lampung pada 5-6 Maret 2018, urutan pertama teguran didapat dari Polresta Bandar Lampung dengan 197 pengendara, disusul Polres Lampung Utara 180 pengendara, dan Polres Lampung Barat 134 pengendara.



Khusus Ditlantas Polda Lampung sendiri telah memberikan teguran kepada 105 pengendara. Selain itu terdata tiga peristiwa kecelakaan, dan semuanya berada di Polres Way Kanan.

Sementara itu, pada Rabu (7/3/2018), Ditalantas Polda Lampung menggelar Gebyar Operasi keselamatan Krakatau di bundaran tugu Adipura. Sekitar 100 personil Ditlantas Polda Lampung dan Satlantas Polresta Bandar Lampung, memberikan arahan dan teguran langsung kepada masyarakat di titik ikon kota Bandar Lampung tersebut.

Terlihat badut zebra, robot mobil polantas seperti Transformer, dan badut personil satlantas berada di tugu Adipura, untuk memberikan himbauan dan membagikan selebaran pentingnya keselamatan berkendara, dan hal-hal yang melanggar lalulintas dan membahayakan keselamatan berkendara. Para personil juga terlihat langsung memberikan teguran, dan juga memberikan contoh langsung seperti penggunaan helm hingga berbunyi klik, pemasangan safetybelt yang tepat, dan himbauan penggunaan helm berlabel SNI

Ditlantas Polda Lampung Kombespol Kemas Ahmad Yamin mengatakan, pada Gebyar ini personil polisi lalulintas langsung terjun ke masyarakat memberikaan himbauan dan mencotohkan penggunaan kelengkapan berkendara yang benar, sehingga masyarakat langsung mengerti apa kesalahan yang mereka lakukan. "Jadi kita kuatkan sosialisasi, himbauan, ada badut dan lain-lain supaya masyarakat lebih cepat tanggap. Kemudian muaranya dari tahu kesalahan, tak mengunlangi, dan nantinya menekan angka Lakalantas," ujarnya di Tugu Adipura.

 

EDITOR

Iyar Jarkasih

TAGS


KOMENTAR