BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Bidang lalulintas Polresta Bandar Lampung merilis hasil Ops Patuh Krakatau pada tahun 2019 terhitung sejak 29 Agustus hingga 7 September 2019.

Dari data yang diterima Lampost.co sebanyak 2.796 perkara pelanggaran yang tercatat oleh pihak Polresta setempat.



Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, melalui Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung AKP Reza Khomeini mengatakan jumlah pelanggaran dalam Ops Krakatau tahun ini sebanyak 2.769, ada pun rinciannya jumlah tilang 26.27 perkara sementara teguran 169 perkara.

Jenis pelanggaran sepeda motor, kata Reza, seperti tidak mengenakan helm standar SNI sebanyak 949 perkara, melawan arus 115 perkara, menggunakan ponsel saat berkendara 18 perkara, berkendara dibawah pengaruh alkohol tidak ditemukan, melebihi batas kecepatan tidak ada, berkendara dibawah umur 325 perkara, lain-lain 710 perkara.

Sementara untuk pelanggaran pengguna jalan jenis mobil atau kendaraan khusus 29 perkara melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara 11 perkara, berkendara dibawah pengaruh alkohol 0, berkendara dibawah umur 23 perkara, tidak mengenakan safety belt 196 perkara, pelanggaran lain-lain 251 perkara.

"Barang bukti yang disita saat melakukan Ops Krakatau tahun ini SIM sebanyak 1073 unit, STNK 1544 unit, kendaraan 10 unit," kata Kasat Lantas Reza Khomeini.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR