KOTABUMI (Lampost.co)--Sebanyak 10 desa  di Kabupaten Lampung Utara mendapat sertifikat program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM), 2018 yang dicanangkan Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten setempat. 

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes, Kabupaten Lampung Utara, Daning Pujiarti, di ruang kerjanya, Rabu (18/4/2018), mengatakan  dari 237 desa/kelurahan yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampura, ada 63 desa/kelurahan yang menjadi titik fokus pelaksanaan program STBM 2018 dan dari jumlah itu, sebanyak 10 desa mendapat sertifikasi STBM dari tim kesehatan Provinsi Lampung.
"Ada 10 desa pada program STBM, 2018 yang mulai dicanangkan pada tahun anggaran (TA) 2016 lalu mendapat sertifikasi STBM dari tim kesehatan Propinsi Lampung" ujarnya.
Pada program STBM dengan capaian keberhasilan, setiap KK dalam satu rumah memiliki satu jamban sehingga anggota keluarga tidak buang air atau hajat sembarangan seperti yang biasa dilakukan masyarakat di sungai-sungai dan  rincian 10 desa yang mendapat sertifikat STBM. Yakni; Desa Sukoharjo, Kecamatan Abung Surakarta, Desa Suka Karya, Purba Sakti dan Bumi Restu di Kecamatan Abung Timur. Dilanjutkan Desa Semuli Jaya, Kecamatan Abung Selatan, Desa Ratu Abung, Kemalo Abung, Sinar Ogan, serta Desa Trimodadi Kecamatan Abung Selatan. 



"Di Lampung Utara, ada 10 desa yang memenuhi persyaratan menerima sertifikasi STBM karena target program itu setiap KK telah memiliki satu jamban" kata Daning. 

Dalam program yang ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat dengan mendorong penggunaan jamban sehat bagi setiap anggota kepala keluarga (KK)  tersebut, rencana akan diterapkan di 237 desa/kelurahan yang tersebar di 23 kecamatan se-Kabupaten Lampung Utara secara bertahap.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR