BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebanyak 1.341 tenaga kera sukarela (TKS) yang telah mengabdi hingga belasan tahun sebagai tenaga pendidik, tenaga kesehatan, Satpol PP dan tenaga administrasi umum di Lampung Barat, mengikuti tes tertulis untuk memperebutkan status tenaga honorer daerah yang melibatkan panitia seleksi Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung, Minggu (19/8/2018).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manuisa (BKPSDM) Lampung Barat, Ismet Inoni saat dihubungi, Minggu (19/8/2018) mengatakan pemerintah daerah Kabupaten Lampung Barat tahun ini merekrut 350 honorer daerah yang akan di tempatkan di berbagai intansi, dengan rincian untuk tenaga pendidik dan kependidikan sebanyak 250 orang, tenaga adminitrasi umum sebajyak 45 orang, tenaga kesehatan sebanyak 20 orang, Satpol PP dan pemadam kebakaran sebanyak 26 orang serta pengemudi sebanyak 9 orang.



"Sesuai dengan nomor yang di bagikan ada 1.341 perserta. Tetapi kalau jumlah yang hadir masih di rekap oleh panitia, karena ada beberapa peserta yang tidak hadir,"  kata Ismet Inoni.

Dari 1341 tenaga kerja sukarela yang mendapat undangan mengikuti tes honorer daerah tersebut rata-rata telah mengabdi hingga belasan tahun. "Jadi untuk pesrta yang mengikuti tes itu yang masa kerjanya tahun 2012 ke bawah, jadi ada yang sudah belasan tahun," kata dia.

Dia mengatakan tes yang di langsungkan di kampus hijau itu, berupa tes tertulis tentang kompetensi dasar, kepribadian dan bahasa inggris dengan soal sebanyak 90 dan dikerjakan dalam waktu 120 menit. "Nantinya panitia yang mengoreksi soal dan diserahkan kepada pemerintah daerah. Hasil tes itu yang menjadi dasar menentukan yang lolos sebagai tenaga honorer daerah," papar Ismet.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR