LIWA  (lampost.co) -- Sebanyak 1.055 unit kendaraan terjaring dan telah ditilang selama operasi patuh yang digelar Polres Lampung Barat.

 



Dari jumlah itu, sebanyak 15 unit R2 terpaksa ditahan/ditilang kendaraanya karena saat dilakukan operasi pemiliknya tidak mampu menunjukan surat menyuratnya.

 

"Ada 15 unit kendaraan yang sempat kita tahan (ditilang kendaraanya) karena tidak membawa surat menyuratnya saat dilakukan operasi, " kata Kasatlantas Iltu Ipran, Kamis, 12 September 2019.

 

Dari 15 unit yang ditahan itu, 11 diantaranya sudah diambil pemiliknya setelah membawa bukti membayar briva e-tilang ke BRI.

 

"Masih ada 4 unit lagi kendararaan yang ditilang belum diambil pemiliknya," tambahnya.

 

Ia menambahkan, 1055 kendaraan yang terjaring selama operasi patuh di wilayah Lambar dan Pesisir Barat itu rincianya R2 sebanyak 656 dan R4 sebanyak 399 unit.

 

Pelanggaran umumnya adalah pengendara dibawah umur. Kemudian tidak menggunakan helm SNI untuk R2. Sementara R4 tidak menggunakan sefty belt.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR